Senin, 10 November 2014

Kucai, Anti-oksidan Alami Hindari Kanker





Kucai memiliki kandungan fibrin untuk melindungi kesehatan saluran pencernaan, menghindar sembelit, serta kurangi resiko kanker.
KUCAI untuk umumnya orang digunakan juga sebagai bahan penyedap masakan. Tidak sedikit juga yang menyukainya juga sebagai sayuran olahan. Tetapi tidak banyak yang tahu type herbal yang mempunyai nama Latin Allium schoenoprasum dari famili Alliaceae itu berguna untuk penyembuhan.
Kucai yaitu tanaman umbi-umbian, tinggi pada 30 cm serta 50 cm. Umbi ramping berupa kerucut dengan panjang 2-3 cm serta lebar 1 cm dan tumbuh dalam rumpun padat. Daun berupa tabung hampa, panjang sampai 50 cm, serta berdiameter 2-3 mm, dengan struktur lembut. Walau saat sebelum nampak bunga dari daun bakal tampak lebih keras. Bunga berwarna pucat ungu, berupa bintang dengan enam kelopak bunga, lebar 1-2 cm, serta di produksi sejumlah 10-30.
Aroma kucai lebih dekat ke bawang putih dari pada daun bawang. Oleh karena itu dalam bhs Inggris dimaksud garlic chives. Lantaran banyak dipakai pada makanan yang dipengaruhi budaya China, kucai juga di kenal dengan nama Chinese chives.
Kucai memiliki kandungan beragam senyawa yang berperan juga sebagai anti-oksidan, antibiotik, antikanker, serta antibakteri. " Kucai juga memiliki kandungan sebagian mineral yang baik untuk badan, seperti potasium, kalsium serta fosfor yang berguna untuk kesehatan tulang. Kucai juga memiliki kandungan vitamin A, vitamin B, vitamin C, serta karotin, " tutur Alkhamudi SSI Apt.
Kepala Seksi Perbekalan Farmasi Bagian Penunjang serta Fasilitas RS Kariadi Semarang itu menjelaskan dalam 100 gr kucai terdapat daya kian lebih 40 kkal. Diluar itu, juga sebagai sayuran kucai sangatlah kaya serat pangan (Idietary fiberP), vitamin, serta mineral. Kandungan zat gizi per 100 gr kucai terdiri atas daya 45 kkal, protein 2, 2 gr, lemak 0, 3 gr, kalsium 52 mg, fosfor 50 mg, besi 1, 1 mg, vitamin A 40 IU, vitamin B 0, 11 mg, vitamin C 17 mg.
Mulai sejak dahulu kucai populer berguna turunkan desakan darah sistolik (angka fase darah waktu dipompa jantung) serta desakan darah diastolik (angka fase desakan darah waktu kembali ke jantung). Tidak mengherankan kucai dijagokan juga sebagai sayuran antihipertensi.

Juga sebagai pereda hipertensi, kucai memiliki kandungan senyawa yang dimaksud ItetrametiloksamidaP serta Iester 17-etadekadesenilP yang sangatlah bermanfaat untuk menangani hipertensi. Kandungan antihipertensi dalam kucai juga mengagumkan lantaran sepadan dengan Atenolol dosis 25 mg yang disebut zat penurun hipertensi yang kerap disarankan dokter ke pasien hipertensi. Juga sebagai penyembuh pengidap hipertensi, kucai sudah lewat uji klinis otoritas kedokteran seperti pernah dikerjakan Sekolah Tinggi Farmasi ITB Bandung yang mengekstrak kucai. Esktrak itu nyatanya bisa turunkan desakan darah sistolik serta desakan diastolik.

Melindungi Kecantikan

Kucai dijelaskan memiliki kandungan banyak komponen diallyl sulphides yang dapat menghindar oksidasi platelet didalam darah, hingga dapat berperan juga sebagai anti-oksidan. Kucai melakukan tindakan juga sebagai antiseptik untuk membunuh kuman bakteria dalam usus serta jadi perangsang sistem pengecutan dan pengembangan usus. Ia juga membuat lancar aliran darah sekalian menghindari pembekuan darah.

Alumnus UGM itu menyampaikan berdasarkan riset di Jepang, kucai memiliki kandungan zat aliin yang dapat dipakai juga sebagai antibiotika. Aliin sangatlah utama untuk badan lantaran dapat membuahkan anti-oksidan. Diluar itu, dalam kucai ada IthiosulfinatesP yang bisa dipakai untuk melawan sel kanker prostat.

Diluar itu Ferulic acid terdapat dalam kucai yang disebut komponen anti-oksidan, bisa menetralisir radikal bebas yang bisa mengakibatkan rusaknya sel. Ferulic acid sangatlah baik dikonsumsi orang yang menanggung derita diabetes. Karena, bisa kurangi kandungan gula dalam lemak darah. Diluar itu, kucai memiliki kandungan IthiosulfinatesP yang bisa dipakai untuk melawan sel kanker prostat.

" Dalam riset The Journal of Alternative and Complementary Medicine (2001) dijelaskan konsumsi kucai 12, 5 mg /hari dapat memberi dampak pengurangan resiko kanker paru-paru hingga 40 %, " kata bapak tiga anak itu.

lantaran mempunyai kandungan anti-oksidan, protein, serta serat tinggi, kucai berguna menolong melindungi kecantikan kulit dari dalam. Diluar itu, vitamin C yang terdapat dalam kucai bisa membuat cerah kulit. Ada juga zat alisin yang bisa melakukan perbaikan aliran darah ke jantung, hingga aliran darah jadi baik serta merubah kecantikan kulit.

Alkhamudi menjelaskan manfaat lain kucai yaitu menolong memperlambat atau menghindar penyakit alzheimer lantaran vitamin K serta asam folatnya tinggi. Diluar itu, kucai menghindar kanker lantaran dengan fiber tinggi, makanan berbentuk karsinogen yang masuk lewat mulut Itransit timeP-nya lebih singkat serta segera di ambil oleh serat untuk dikeluarkan kembali. Jadi akan tidak ada kontak dengan mukosa usus.

Kucai dengan manfaat mengagumkan juga memiliki dampak samping, walau bukanlah hal serius untuk kesehatan. Ya, kucai bisa menyebabkan bau tubuh serta bau mulut kurang enak. Bau tubuh dikarenakan oleh kandungan sulfur dalam kucai yang terserap melalui aliran darah, yang dikeluarkan juga sebagai keringat lewat kulit badan.

" Tetapi lantaran kandungan sulfur kucai tak setinggi bawang putih, bau yang diakibatkan disebabkan konsumsi kucai pasti tidak sehebat yang dihasilkan bawang putih. Pasti menganggu apabila kucai dikonsumsi dalam jumlah banyak serta dalam situasi fresh, " tuturnya.

Ramuan Kesehatan



1. Menyingkirkan mual.

Ambillah 5-6 helai daun kucai, potong-potong, 1 jari jahe, 1 gelas susu sapi, 2 sendok makan madu. Juice kucai serta jahe, campur dengan susu sapi serta madu. Aduk rata, masak hingga mendidih. Dinginkan, lantas minum. Ramuan itu berguna juga untuk tingkatkan vitalitas seksual.

2. Membuat lancar peredaran darah.

Ambillah 5-6 helai daun kucai, potong-potong, 2 butir telur, garam seperlunya, daun ketumbar, 1 buah cabai merah, saus tomat, minyak nonkolesterol. Kocok telur ayam hingga rata, aduk seluruhnya bahan berbarengan. Goreng hingga masak. Mengkonsumsi ramuan itu dua-tiga kali satu minggu. Ramuan itu dapat juga dipakai untuk menangani sakit pinggang, kaki ngilu, serta menaikkan ketahanan badan.

3. Kerap buang air kecil.

Ambillah 5-6 lembar daun kucai, potong-potong, imbuhkan 1 buah delima masak yang masih tetap fresh, ambillah isi tersebut bijinya. Rebus bahan dengan tiga gelas air hingga tersisa 1/2. Dinginkan, saring. Untuk ramuan jadi tiga sisi, minum pagi, sore, malam. Mengkonsumsi ramuan itu hingga pulih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar